Minggu, 15 Mei 2011

Antropometri dan contohnya

Antropometri

Anthropometrik adalah kajian yg berhubungan dengan pengukuran tubuh, termasuk dimensi tubuh manusia dengan aspek mekanik dari gerak manusia. Pengukuran tersebut harus dalam selang umur yang jelas dan harus dipisahkan berdasarkan jenis kelamin.

Contoh kasus :

PERTIMBANGAN ANTROPOMETRI PADA PENDISAINAN. Penelitian mengenai terjadinya kesalahan
dalam proses kerja yang memicu pada terjadinya kecelakaan menunjukkan bahwa terjadinya kesalahan
kerja lebih banyak disebabkan oleh adanya kesalahan dalam perancangan karena sejumlah peralatan kerja
dirancang tidak sesuai dengan kondisi fisik operatornya. Hal ini seharusnya menyadarkan kita bahwa sudah
saatnya bangsa Indonesia memiliki data antropometri manusia Indonesia. Dimilikinya data antropometri
manusia Indonesia adalah langkah awal menuju terwujudnya kemandirian industri yang selama ini
diidamkan selain untuk menunjang keselamatan. Hal ini mutlak diperlukan karena sebagian besar peralatan
atau instalasi, termasuk PLTN, tidak dibuat oleh Indonesia. Dapat dipastikan bahwa desainnya tidak sesuai
dengan bentuk tubuh orang Indonesia padahal kenyamanan ataupun ketidaknyamanan dalam menggunakan
alat bergantung pada kesesuaian desain alat dengan ukuran manusia penggunanya. Akumulasi
ketidaknyamanan penggunaan alat pada jangka waktu tertentu akan berdampak tidak baik bagi kesehatan
penggunanya dan keselamatan PLTN. Makalah akan membicarakan hasil kajian mengenai antropometri
dimana data antropometri orang Indonesia mutlak diperlukan bila kita akan membangun PLTN agar dapat
beroperasi secara efektif dalam penyediaan listrik.

Contoh ergonomi




Contoh paling sederhana dan umum adalah kursi kerja dengan manusia yang memakainya (mendudukinya). Penjelasan sederhananya: Jika kita duduk dikursi yang nyaman, maka kita bisa bekerja dengan lebih nyaman dan santai sehingga konsentrasi tetap terjaga, akibatnya hasil kerja kita juga baik.
Bayangkan jika Anda, sebagai blogger, mengerjakan sebuah atau beberapa postingan yang serius (yang membutuhkan waktu berjam-jam) dengan duduk pada kursi yang keras (tidak ada bantalan) dan tidak pada posisi nyaman dengan komputer/keyboard (terlalu pendek/tinggi). Hasilnya pasti tidak memuaskan! Karena perhatian kita direbut oleh ketidaknyamanan posisi kerja kita.
Banyak hal lain dalam kehidupan kita sehari-hari yang dapat diterapkan dengan ilmu ergonomi ini namunseringkali dikorbankan karena permasalahan model/gaya/desain yang jelek. Misalnya: pengendara sepeda motor yang mencopot spion kiri atau mengganti kedua spion dengan spion yang kecil dan lebih bergaya padahal dengan spion yang kecil, pengendara jadi kesulitan sehingga mengharuskan si pengendara menoleh ke belakang dengan gerakan yang kurang stabil.
Posisi kita saat menggunakan laptop di lantai/tempat tidur, posisi kita saat mengangkat galon air minum, dan terutama berbagai posisi saat kita melakukan kerja merupakan banyak kasus pada ilmu ergonomi. Perhitungan, analisis dan perancangan ergonomi bertujuan untuk membuat alat kerja yang nyaman saat digunakan sehingga meningkatkan produktivitas kerja pemakai. Kesalahan posisi kerja memungkinkan seseorang menjadi mudah lelah, kurang konsentrasi dan bahkan pegal-pegal atau sakit pada bagian tertentu

Ergonomi

Ergonomi adalah ilmu terapan yang menjelaskan interaksi antara manusia dengan tempat kerjanya. Ergonomi antara lain memeriksa kemampuan fisik para pekerja, lingkungan tempat kerja, dan tugas yang dilengkapi dan mengaplikasikan informasi ini dengan desain model alat, perlengkapan, metode-metode kerja yang dibutuhkan tugas menyeluruh dengan aman.
Masing-masing pekerja mempunyai tanggung jawab sendiri-sendiri untuk mengetahui tentang fokus keselamatan lingkungan kerja untuk diri mereka sendiri dan atasan mereka. Tujuan akhir dari program ergonomi adalah untuk kesempurnaan kerja dengan meminimalkan tekanan kerja yang mungkin bagi tubuh.

THE AMCO PACT MODEL OF OFFICE LAYOUT

THE AMCO PACT MODEL OF OFFICE LAYOUT
Effective office layout centers around the need for the effectiveness use of space. Design considerations can be described through George Terry’s AMCO PACT model of office layout. The manager can us AMCO_PACT to better ensure that space design addresses individual worker needs and supports work procedures and work tools. AMCO indentifies physical aspects related to ideal space utilization. PACT indentifies practical limitations to the ideal. Following is a discussion of each aspect and limitation.
A= Activity analysis
Activity analysis is the means of examining just what work is being done in the office. What specific tasks are being done? Who works with whom? How much room is needed to do a specific task? What problems currently exist?
M=Machine inventory
Machine inventory is the process of determining which equipment/technologies are used to perform office tasks, as well as those expected to be used in the future.
C= Channel Analysis
Channel Analysis is the process of accounting to power, communications, and ventilation needs. Most new construction takes these into consideration, older building, however, may present challenges.
O=Organizational Analysis
Organizational analysis is determining the size and nature of the workforce. How manya people need to be housed in a given facility? What is their work level-how manya clerical workers, managers, supervisors, and vice president are ther? In many respects, AMCO describes the ideal space allocationg, but office layouts often must be designed under less-than-idel conditions. The second half of the model, PACT, outlines the restrictors, or concerns that can undermine or preclude the best space allocation plan.
P= Personal preferences
Personal Preferences relates to the need to consider individual needs and desires. Who likes to work with whom? Who cannot work with whom? Who smokes? Is anyone handicapped? What do people want or need to do their work properly?
A=Aesthetics
Aesthetics refers to the sense of beauty and harmony. With regard to space allocation, what is the most pleasing way to group workers? Where can partitions be places so that they are not perceived to obstacles? Can a sense of design be maintained?
C = Cost
Cost is often referred to as the universal regulator. What will the design cost? The ideal design is not possible if funds for its construction are not available.
T=Time
Time refers to how long the design will remain in effect. Is the building rented on a short-term lease? Will the organization be in these headquarters indefinitely?

QWERTY dan ASK

QWERTY dan ASK
Pernahkah kalian berfikir mengapa susunan keyboard yang sehari-hari yang umumnya kita gunakan dibuat dengan susunan yang seperti itu. Dan apakah menurut kamu apakah susunan yang seperti itu merupakan yang paling efisien yang pernah dibuat sehingga kita akan lebih mudah dan cepat untuk kita mengetik.

Begini, susunan keyboard yang dipakai umum sekarang ini (QWERTY) sebenarnya adalah salah satu susunan yang paling tidak efisien yang ditujukan agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih lambat. Mengapa demikian? Ini dia sejarah susunan keyboard..

Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu oleh Christopher Latham Sholes (1868). Saat menciptakan mesin ketik prototype sebelumnya, malah sangat memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih cepat.

Terlalu cepatnya kemungkinan dalam mengetik tersebut, sampai- sampai sering timbul masalah pada saat itu. Seringkali saat tombol ditekan, batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita itu mengalami kegagalan mekanik, yang lebih sering diakibatkan karena batang-batang itu saling mengait (jamming).

Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham Sholes justru mengacak-acak urutan itu demikian rupa sampai ditemukan kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik. Tujuannya jelas, untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang sering terjadi sebelumnya.

Akhirnya susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard sebagai input komputer dan pada tahun 1973 diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization).

Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American Simplified Keyboard), umum disebut DVORAK yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940.

Secara penelitian saat itu, susunan DVORAK memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya DVORAK harus tunduk karena dominasi QWERTY yang sudah terjadi pada organisasi-organisasi dunia saat itu dan mereka tidak mau menanggung resiko rush apabila mengganti ke susunan keyboard DVORAK.

Flicker

Flicker adalah fluktuasi tegangan dengan perubahan amplitudo tegangan lebih dari
0.5% pada rentang frekuensi 3 ÷ 10Hz, khususnya pada cahaya lampu pijar
menyebabkan ketidaknyamanan pada penglihatan dan memberikan efek psikologis
terhadap manusia.

Bezel

bezel adalah bagian penutup muka pada drive optical yang berbahan plastik, berfungsi sebagai elemen kosmetik atau pemanis tampilan drive (khusus untuk drive jenis internal). Walau sebelumnya memiliki desain yang fixed (tetap), namun kini untuk drive-drive keluaran baru, telah memiliki desain faceplate yang beragam bentuk maupun warna, dan ikut dibundel dalam paket penjualannya.

Speech Recognition Technology

Speech Recognition Technology


is a computer's ability to understand human language, formulate speech into text, and even develop responses to questions. Speech recognition first appeared during the 1970's, when early applications for its use first became known. Since then, companies have been competing to develop the most accurate and sophisticated version of . Consumers have long fantasized about the day that they could have a conversation with their computers. Until recently, they have been extremely disappointed, ...

All operating systems used today are Graphic User Interfaces (GUI's), but "future computers will have Speech User Interfaces, or (SUI's)" (Iversen, 3).
The sudden surge in speech recognition applications can be attributed to two major changes. First, the introduction of Intel's Pentium chip in 1994 gave computers enough processing power to run speech-recognition software quickly. Second, the introduction of the general-purpose dictation program by Dragon Systems was better at ...

Natural language user interface

The natural language interface is an important component in intelligent computer assisted instruction (ICAI). The paper describes in detail the design method and implementation techniques of a heuristic natural language interface in an ICAI system which is oriented to a chemistry course for students in middle school (the system is named CCICAI). The design method and implementation techniques integrate properly the natural language and speech processing techniques and also the characteristics of heuristic teaching. The natural language interface of the CCICAI system not only increases the flexibility and adaptability of human computer interaction, but also enhances the functions of the system

Pen Based Interface

Pen Based Interface adalah A system which employs a stylus as an input device is suitable for creative activities like writing and painting. However, such a system does not always provide the user with a GUI that is easy to operate using the stylus. In addition, system usability is diminished because the stylus is not always integrated into the system in a way that takes into consideration the features of a pen. The purpose of our research is to improve the usability of a system which uses a stylus as an input device. We propose shortcut actions, which are interaction techniques for operation with a stylus that are controlled through a user's hand motions made in the air. We developed the Context Sensitive Stylus as a device to implement the shortcut actions. The Context Sensitive Stylus consists of an accelerometer and a conventional stylus. We also developed application programs to which we applied the shortcut actions; e.g., a drawing tool, a scroll supporting tool, and so on. Results from our evaluation of the shortcut actions indicate that users can concentrate better on their work when using the shortcut actions than when using conventional menu operations.

Icon based interface

Icon based interface atau Graphical user Interface (GUI) menampilkan antarmuka grafis dengan elemen gambar berupa window, icon dan menu. Mouse digunakan sebagai alat untuk menunjuk dan memilih elemen grafis yang kemudian akan membuka, menutup atau menjalankan program tertentu.

GUI digunakan antara lain pada sistem operasi Windows, MacOS dan Linux (dengan X-Windows)

MENU-BASED INTERFACE

A special set of themes and UI controls is provided to build a menu-based interface:
  • Base Theme with Menu. This theme must be selected as the base theme. This theme provides auto-repricing. No base theme is provided to select manual repricing.
  • Menu Product Theme. This theme must be selected as the product theme. It displays relationships and their contents. It does not displays attributes, resources, or linked items.
  • Standard Menu Group Theme. This theme must be selected for all groups except a summary page group.
  • Summary Menu Group Theme. Assign this theme to a group when you want to display a summary page. For more information on summary pages, see Adding a Summary Page.
  • Check Box For Menu Theme. Select this UI control to display a check box with price.
The menu-based interface displays each group as a menu item. When the user clicks on the group name, a pane opens and displays the items that can be selected in that group. When the user makes a selection, the selection is displayed below the group name. Figure 9 shows a menu-based selection page. Two groups have been defined, Stereos and Options. The user's selection is shown below each group.
Figure 9.  Example of Menu-Based Selection Page
Click for full size image
Both group names are hyperlinks. If the user clicks on the Options group, a pane displaying the contents of that group opens as shown in Figure 10. The user can then select items from that group. When the user is finished, they click Menu to close the pane.
Figure 10.  Option Package Group
Click for full size image
Observe the following guidelines when using these themes and controls:
  • The menu-based themes and controls can be used in conjunction with employee and partner applications. They cannot be used with customer applications, such as Siebel eSales.
  • You cannot mix menu-based themes and controls with other types of themes and controls in a product. For example, if you select a menu-based base theme, you must also select a menu-based product theme as well as menu-based UI controls.
  • A Customizable product that will be a component of another customizable product cannot use menu-based themes and controls. For example CP2 is a customizable product and a component of product CP1. CP2 cannot use menu-based themes and controls. Note that CP1 is not restricted from using menu-based themes and controls.
  • Only one summary group can be defined for products that use menu-based themes and controls. The summary group must be named: &nbsp.
  • Menu-based UI controls for links, resources, and attributes are not supported. Do not add links, resources, or attributes to groups.

Command Based Interface

Command Based Interface adalah
Sebuah sarana komunikasi antara program dan user-nya, semata-mata berdasarkan masukan teks dan output. Perintah adalah input dengan bantuan keyboard atau perangkat serupa dan diinterpretasikan dan dieksekusi oleh program. Hasil adalah output sebagai teks atau grafis ke terminal.

contoh :
  • C: > pada DOS ( C bisa diganti kode drive yang lain )

  • $, #, atau % pada Unix, Linux